06 4 / 2013
LDKD (Latihan Dasar Kepemimpinan Dakwah) 2013
MT-AL Khawarizmi Binus University
Bogor, 23 Maret 2013, 17:24 pm
06 4 / 2013
"Kalau masalah pribadi itu mengalihkan fokusmu dari masalah umat maka selesaikanlah…"
05 4 / 2013
“Halo Abas!”
Ya, itu panggilan dulu. Sekarang udah jarang bahkan tak pernah terdengar lagi kata-kata itu.
Ok, hanya ingin mengenang masa lalu aja. Dimana hari-hari itu dipenuhi dengan sparing, pertandingan, latihan, latihan dan latihan.
Keluar masuk kelas karena mesti ikut TM alias Technical Meeting, seperti biasa sebelum tanding pasti ada pertemuan ini. Untuk tahu schedule dan siapa lawan kita.
T.T
Bisakah semua itu terulang lagi?
Kenangan indah yang tak mungkin bisa terlupakan itu.
Meskipun telah berlalu selama 3 tahun, rasanya masih melekat dalam ingatan ini.
Apa kabar teman-teman seperjuanganku ?
Apa kalian masih tetap melanjutkan perjuangan kita?
Maaf diri ini harus berhenti di tengah jalan. Karena ternyata ada perjuangan lain yang harus ku jalani, yang jauh lebih besar tanggung jawabnya daripada perjuangan kita saat itu.
Thanks for memories <3
Ttd
Abas yang lagi ingin bertemu lapangan Basket
*abas : anak basket
05 4 / 2013
"Mama, seandainya gula ini terbuat dari air mata. Mungkin aku sudah buka toko permen di ujung jalan sana."
04 4 / 2013
"Ya Rabb, Mohonkan jaga kecewa ini dengan sabar bersamaMu."
(Source: myclip, via lifeissjourney)
02 4 / 2013
"Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah."
(Source: kuntawiaji, via titisssha)
01 4 / 2013
31 3 / 2013
Apa yang kita utarakan nggak semua orang bisa mengerti.
Apa yang kita lakukan nggak semua orang bisa mengerti.
Apa yang kita fikirkan nggak semua orang bisa mengerti.
Karena itulah kita tidak boleh menjadi orang yang egois, ingin di mengerti oleh orang lain. Kita mau nggak mengerti akan perasaan teman kita sendiri bahkan saudara kita sendiri?
Bagaimana kita bisa menuntut ke mereka untuk mengerti kita, kalau kita sendiri belum mau untuk mengerti mereka?
Key, bingung. Mungkin harus lebih bisa mengerti keadaan teman sendiri. Maaf kalau terkadang diri ini masih belum mengerti dirimu wahai teman-teman :’
(nwr)





